Sabtu, 12 Mei 2012

16 Alasan Pria selingkuh

Terdapat perbedaan yang mencolok antara batasan selingkuh. Ada yang bilang, kalau hanya kencan biasa bukan selingkuh atau dicap selingkuh kalau sudah sampai berhubungan fisik. Pertanyaannya mengapa mereka bisa sampai tidak tahan terhadap godaan perempuan lain? berikut adalah alasan mereka:

  1. Standar berubah. Diawal pacaran, faktor ketertarikan fisik biasanya dominan. Seiring berkembangnya hubungan, standar ini bergeser. Ada kebutuhan lain yang jadi prioritas yang dalam pandangannya tak bisa dipenuhi pasangan.
  2. Butuh tantangan. Beberapa pria menganggap perselingkuhan seperti tantangan. Butuh nyali besar dan kepintaran atur strategi untuk main api tanpa ketahuan. Selain itu, mereka juga tak bisa lupa asyiknya menaklukan lawan jenis.
  3. Rehat dari komitmen. Saat hubungan mulai serius, ada komitmen  yang harus dipegang. Keadaan ini kerap membuat mereka terbebani. Mereka butuh pelarian dan yang mereka pilih adalah perempuan lain.
  4. Ego. ternyata bagi sebagian besar pria, tak ada yang bisa mendongkrak percaya dirinya daripada kenyataan bahwa masih ada perempuan selain pasangan yang tertarik padanya.
  5. Bosan. Dengan alasan jenuh pada pasangan, mereka berselingkuh. Bersama perempuan lain, mereka seperti menemukan kesegaran baru. Ada pengalaman baru yang mereka temui dan ini membuat mereka bergairah.
  6. Just for fun. jika perempuan lebih banyak dikuasai oleh otak kanan, maka mereka lebih dikuasai otak kiri. Mereka jarang dikuasai emosi sehingga di mata mereka, perselingkuhan tidak memerlukan keterlibatan emosi tinggi artinya jalani hubungan tanpa perasaan.
  7. Tak tahan godaan. Tak ada kucing yang menolak ikan, begitu anecdote untuk para pria mata keranjang.
  8. Koleksi dan seleksi. Bagi sebagian pria, selama janur kuning belum melengkung, berkencan dengan perempuan lain adalah wajar.
  9. Rebounds. Alasan klasik ini sering digunakan pria untuk melegalisasi perselingkuhan mereka. Meraka berselingkuh karena pasangannya lebih dulu selingkuh.
  10. Tidak puas. Mereka mudah pindah kelain hati  jika tak puas terhadap pasangannya, baik dalam soal fisik maupun emosi. Lebih dari satu saja kebutuhan mereka tidak terpenuhi, dia dengan gampangnya menerima perempuan lain.
  11. Gap komunikasi. Pasangan terlalu posesif. Kemanapun pergi ataupun yang dikerjakan, harus lapor kepada pasanganyya. Ketika kebebasan tak didapat, mereka akan mencuri-curi. Laki-laki seperti anak kecil, makin dilarang mereka makin bengal
  12. Pasangan Susah Gaul. Anda sering menolak diajak kumpul, padahal mereka senang memamerkan pasangan ke lingkungan pergaulannya. Apalagi jika teman-temannya memujimu.
  13. Pasangan kelewat manja. Harus mengantar ke salon, sering mengeluh kepanasan merupakan kemanjaan perempuan yang kalau kelewat sering mereka dengar bisa jadi alasan untuk kabur ke perempuan yang lebih mandiri. Menurut mereka, kombinasi antara sikap manja dan mandiri sangat dibutuhkan dalam hubungan.
  14. Minder dengan pasangan. Punya pasangan yang lebih sukses kadang jadi bumerang. Disatu sisi dia ingin perempuan mandiri, tapi disisi lain ego sebagai lelaki menginginkan dia yang harus lebih sukses.
  15. Pasangan terlalu mengatur. tidak ada yang lebih membuat pria merasa gerah daripada menghadapi pasangan yang hobi mengatur.
  16. Memang dasarnya tak setia. Perempuan bagi mereka hanya sekedar senang-senang saja . Dia menebarkan rayuan maut kepada setiap perempuan. Dia tidak pernah setia. Baginya kesetiaan adalah barang langka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar